Home / Ari Widi / PERBEDAAN SEORANG PENULIS DENGAN BLOGGER

PERBEDAAN SEORANG PENULIS DENGAN BLOGGER

Kita kadangkala dibuat bingung atau bahkan ada yang tidak menyadari perbedaan dari Blogger dengan Penulis. Banyak yang mengartikan simple saja, bahwa penulis itu adalah orang yang suka menulis-nulis di blog, atau sebaliknya blogger itu adalah seorang penulis. Padahal sebenarnya definisinya amat berbeda. walau sama-sama menulis.

Berbeda arti maupun pandangan. Kemudian cara mereka menyajikan tulisannya, cara menyampaikannya adalah berbeda. Penulis dengan Blogger punya cara tersendiri didalam menuangkan ungkapan mereka. Mungkin Blogger bisa dikatagorikan membuat tulisan yang dinamakan ‘artikel’.

Lalu penulis, seperti apa yang pada akhirnya tulisannya akan di publish atau diterbitkan, juga Blogger yang tidak sama caranya dalam menerbitkan tulisannya.

Mungkin persamaan disini adalah sama-sama menulis. Tetapi yang membedakan adalah ‘wadah’ nya. Wadah Blogger dengan cara yang mungkin lebih spesifik, dan mendapat suatu pendapatan yang berbeda dengan seorang penulis.

*****

Nah apa sih bedanya Penulis dengan Blogger? Tentu saja berbeda. Kalau blogger itu menulis untuk media manusia dan mesin. Sedangkan Penulis itu hanya untuk manusia. Seorang Blogger pastinya punya dong Blog, tetapi penulis belum tentu punya blog. Bahkan tidak sedikit penulis yang tidak mempunyai blog, atau gaptek dalam memakai Blog.

Pembeda antara Blogger dan Penulis adalah, penulis hanya menulis dan menghasilkan tulisan. Blogger tidak hanya bisa menulis atau harus bisa menulis, tetapi ia juga bisa mencurahkannya melalui multimedia, seperti gambar atau foto, video, audio atau musik, juga link.
Seperti fotografer, videografer, design grafis, yang dapat membuat blog khusus dengan kebisaan mereka masing-masing.

Blogger bisa menggaji dirinya sendiri atau menghasilkan uang dari blognya. Misalkan dengan mengikuti program Google Adsense (iklan Google). Juga bisa memasang iklan pada blognya. Kalau penulis hanya mengandalkan menulis dari honor tulisannya. Itupun kalau di muat, atau media yang memuatnya pun memberikan atau menyediakan honor bagi si penulis.

Saya sendiri awalnya hanya hobby menulis, kemudian lama-lama sangat menyukai dunia tulis menulis. Dengan berimajinasi, kemudian tanpa ba bi bu langsung saya tuangkan menjadi tulisan. Menulis fiksi itu sangat menyenangkan. Saya dibuat kagum dan disaat menulis pikiran saya harus jernih, tidak ada rasa yang tengah mengganjal, itulah saat dimana saya harus menuangkan kata perkata. Memang sedikit perlu konsentrasi saat menulis tetapi pada waktu menulis itulah saya merasa harus sendiri dahulu.

Saat itu memang saya tidak mengandalkan blog. Meski sejak pertama membuat blog namun jarang sekali saya pakai. Mungkin lebih ke pribadi saja. Hanya kadang-kadang saya sedikit membuat puisi-puisi dan saya salin ke blog saya. Itu juga amat jarang.

Tanpa di duga, suatu hari saya di tuntut untuk membuat suatu artikel, dan sungguh ini adalah kali pertama saya membuat sebuah artikel. Alhasil, ya apa adanya bagi saya. Dengan segenap usaha saya kesana-kemari mencari info bagaimana artikel itu bisa saya bentuk menjadi cerita nyata.

Setelah saya buat, tentu saja karena saya suka menulis. Adalah merupakan tantangan dan harus saya jalani. Karena penulis kan tidak melulu bikin karya fiksi saja. Sia-sia saja jika saya tidak mencobanya. Mencoba menulis artikel.

Selesai membuat artikel, saya tidak langsung puas. Karena saya selalu merasa kurang. Apalagi membuat artikel yang sama sekali belum pernah saya buat. Saya baca-baca kembali dari awal, meski sempat ada kalimat dalam benak “bisa juga ternyata.” Akhirnya sejak itu, meski saya penulis fiksi, saya masih terus belajar dan sekarang juga masih dalam taraf belajar menulis artikel.

Mengenai blog, terus terang saya masih harus lebih sering mengunjungi blog saya. Karena ternyata mengasyikkan. Dan masih banyak tempat kosongnya yang harus saya isi.

Itulah demikian sedikit tentang beda blogger dengan penulis. Dan sedikit selentingan tentang saya yang suka menulis. Mungkin ada yang lebih lengkap penuturan tentang beda penulis dengan blogger, dari yang saya berikan. Namun kurang lebih seperti itulah. Jika kamu menulis, jangan lupa menulis blog juga ya. Kalau tidak ya tidak apa-apa. Karena benar saja tidak semua penulis mempunyai blog. Atau paham benar dengan dunia blogger. Saya juga perhatikan banyak penulis terkenal yang tidak mempunyai blog. Namun sebaliknya ada juga yang mempunyai keduanya.

Catatan:

Saya lebih suka membuat tulisan dengan bahasa yang tidak melulu formil. Karena berharap pembacanya bisa masuk dalam berbagai gendre.

Baiklah, demikian sedikit ulasan saya tentang beda blogger dengan penulis..semoga bermanfaat.

Kurang lebihnya saya mohon maaf.

Jika mau bertanya apapun saya akan tampung. Dan menjawab sebisa saya dengan lugas. Karena saya ingin apa adanya. Asal sopan saya segan.

Salam Literasi.

-Widi-

About Ari Widi

Check Also

MEMBERI MAAF DENGAN TULUS

Meminta Maaflah Satu kata singkat dan sederhana ini amat berat dilakukan bagi sebagian orang. Entah …